TABANAN, Radartabanan.jawapos.com — Pemandangan kabel fiber optic (FO) untuk jaringan internet dan Wi-Fi yang melilit semrawut di jantung Kota Tabanan bakal segera diberangus.
Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bersama Dinas PUPR bersiap berencana menggelar penertiban besar-besaran dimulai dari kawasan Kantor Bupati Tabanan, Taman Bung Karno, hingga Jalan Gajah Mada.
Langkah tegas ini diambil untuk mempercantik estetika wajah kota sekaligus menyelaraskan dengan proyek penataan Jalan Gajah Mada dan Taman Tugu Singasana yang saat ini tengah berjalan.
Nantinya, untaian kabel yang mengganggu pemandangan akan dipindahkan ke Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) serta dialihkan melalui jalur baru (re-routing).
Di saat ini, DPRD Tabanan juga sedang membahas Ranperda SJUT. Sebentar lagi, Ranperda ini diketuk palu karena pekan kemarin baru sampai pemandangan umum fraksi-fraksi.
Sekretaris Diskominfo Tabanan, I Gusti Putu Winiantara, mengungkapkan bahwa pembenahan ini murni untuk menciptakan suasana kota yang bersih, rapi, dan aman bagi masyarakat.
"Kajiannya kolaborasi Diskominfo, Dinas PUPR, dan penyedia jasa telekomunikasi. Sebenarnya kajian dan re-routing sudah ada, tetapi kami rapat dulu dengan Dinas PUPR dan melaporkan ke pimpinan Bupati Tabanan," ujar Winiantara, Minggu (13/9).
Selain mengganggu pemandangan, kabel yang terpasang asal-asalan juga berisiko membahayakan keselamatan pejalan kaki maupun pengguna jalan yang melintas.
"Sebagai langkah awal jika sudah disetujui oleh pimpinan, penataan kabel internet tersebut berada di depan Kantor Bupati Tabanan terlebih dahulu, Taman Tugu Singasana, dan Jalan Gajah Mada yang tengah proses penataan," tegas mantan Kabag Humas dan Prokopim Tabanan tersebut.
Dalam pemetaan jalur baru, seluruh kabel internet yang tadinya melintas di area depan Kantor Bupati hingga Jalan Gajah Mada akan dialihkan dan ditersentralisasi ke jalur belakang—mulai dari jalan di SMPN 2 Tabanan menuju Setra (Kuburan) Desa Adat Kota Tabanan hingga tembus ke Jalan Durian. Dengan begitu, kawasan protokol dipastikan steril dari kabel bergelantungan.
"Ini kami tengah rancang peta jalur re-routing internet. Mudah-mudahan Senin (14/9) kami rapat dengan Dinas PUPR Tabanan," pungkasnya.
Pemberangusan kabel fiber optic atau jaringan internet ini bukan perkara baru di Kabupaten Tabanan. Sebelumnya juga sudah pernah dilakukan di simpang Kediri dan gerbang perbatasan Tabanan-Badung. ***
Editor : Yoyo Raharyo