Gelontor Rp 2 Miliar, Semua Desa di Tabanan Ada Wifi Gratis, Tersisa Satu Desa Belum Terpasang

Juliadi • Dipublikasikan Minggu, 21 Juni 2026 | 14:53 WIB
Ilustrasi Wifi gratis untuk setiap desa di Kabupaten Tabanan sudah terpasang, menyisakan satu desa yang belum. (AI)
Ilustrasi Wifi gratis untuk setiap desa di Kabupaten Tabanan sudah terpasang, menyisakan satu desa yang belum. (Gemini AI)

TABANAN, radartabanan.jawapos.com – Program digitalisasi pedesaan yang digenjot Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memasuki babak akhir.

Sebanyak 406 titik wifi internet gratis dipastikan tuntas terpasang merata di seluruh wilayah Tabanan pada bulan ini.

Saat ini, proyek tersebut tinggal menyisakan satu desa saja di Kecamatan Pupuan.

Sekretaris Diskominfo Tabanan, I Gusti Putu Winiantara, membeberkan bahwa program berskala daerah yang menyasar 133 desa ini berjalan sesuai trek sejak diluncurkan awal tahun 2026.

Melalui skema ini, setiap desa dinas berhak mendapatkan jatah dua titik akses internet gratis.

"Titik penempatan wifi gratis ini tidak asal pasang. Syarat utamanya harus menjadi pusat aktivitas warga, guna menopang pelayanan publik sekaligus menggerakkan roda perekonomian desa," terang pria yang akrab disapa Anom ini, Jumat (19/6).

Anom menguraikan, perluasan jaringan internet gratis ini bukan sekadar pemenuhan infrastruktur.

Fasilitas ini dirancang sebagai motor penggerak Layanan Data Desa Presisi dan menyokong lompatan Tabanan menuju Smart City.

Selain itu, program ini berkaca dari fenomena pasca-pandemi Covid-19, di mana peta bisnis masyarakat mulai bergeser ke ranah virtual.

Dikatakan, dampak nyata dari proyek ini adalah memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro untuk melek teknologi.

Target utamanya adalah mendorong kebangkitan UMKM berbasis desa di Bali agar mampu menembus pasar digital yang lebih luas.

Tak berhenti di penyediaan internet, Diskominfo Tabanan sudah menyiapkan peta jalan jangka panjang.

Jaringan internet yang telah tertanam di desa-desa tersebut nantinya akan diintegrasikan dengan sistem kamera pengawas (CCTV) lingkungan.

Langkah ini disiapkan untuk memperkuat sistem keamanan wilayah.

"Rencana pengembangan kami memang ke arah sana, untuk fungsi pemantauan keamanan. Namun, integrasi penuh ini kemungkinan baru bisa terealisasi optimal dalam dua hingga tiga tahun ke depan," tambahnya.

Mengingat ratusan titik wifi gratis ini akan segera beroperasi penuh, Diskominfo mengetuk kesadaran masyarakat untuk ikut mengawasi dan merawat infrastruktur yang ada.

Kepedulian warga menjadi kunci agar fasilitas publik ini awet dan bisa dinikmati kapan saja.

"Kami sangat berharap masyarakat punya rasa memiliki untuk menjaga aset ini bersama-sama. Untuk diketahui, program wifi gratis ini menelan anggaran sekitar Rp 2 miliar yang bersumber dari APBD Tabanan," pungkasnya. ***

Editor : Yoyo Raharyo
Tabanan wifi gratis smart city