Kasihan! Lelah Antre BBM, Warga Pingsan di Blahbatuh Gianyar

Ida Bagus Indra Prasetia • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:09 WIB
Warga pingsan saat mengantre BBM di wilayah Blahbatuh, Gianyar, Bali. (IST)
Warga pingsan saat mengantre BBM di wilayah Blahbatuh, Gianyar, Bali. (IST)

GIANYAR, Radartabanan.id — Dampak krisis dan antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) di Bali kembali menelan korban. Seorang pengendara dilaporkan mendadak lemas hingga pingsan saat mengantre di SPBU No. 5480517, Jalan Bypass Ida Bagus Mantra, Banjar Patolan, Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, pada Selasa (13/10).

Insiden tersebut terjadi di tengah kepungan antrean kendaraan yang mengular panjang di bawah sengatan cuaca panas terik.

Wakapolsek Blahbatuh, AKP Dewa Nyoman Gede Wiratmaja, yang tengah memimpin personel melakukan pengamanan dan pengaturan di lokasi, langsung bergerak cepat menolong dan menggotong warga yang lemas tersebut ke tempat yang lebih teduh.

Setelah dievakuasi, beristirahat sejenak, dan mendapatkan penanganan awal dari petugas, kondisi kesehatan warga tersebut perlahan berangsur membaik.

Kapolsek Blahbatuh, Kompol Luh Putu Sri Sumartini, seizin Kapolres Gianyar, membenarkan kejadian tersebut dan menegaskan komitmen jajarannya untuk selalu siap memberikan pertolongan darurat kepada masyarakat di tengah kondisi sulit ini.

”Kami mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kondisi tubuh saat mengantre BBM, terutama ketika cuaca panas. Masyarakat diharapkan memenuhi kebutuhan cairan serta mencari tempat berteduh apabila mulai merasa pusing atau kepanasan,” tegas Kompol Sri Sumartini.

Merespons potensi gangguan kesehatan dan kepanikan warga akibat waktu tunggu yang lama di SPBU, Polres Gianyar beserta jajaran Polsek mengintensifkan pengamanan.

Pada Rabu (14/10), petugas kepolisian tidak hanya sibuk mengatur kelancaran lalu lintas di sekitar SPBU, tetapi juga membagikan botol air mineral gratis kepada para pengendara yang sedang terjebak antrean.

Kapolres Gianyar, AKBP James I. S. Rajagukguk, telah menginstruksikan seluruh jajaran Polsek di wilayah hukum Gianyar untuk siaga penuh menjaga ketertiban di titik-titik pengisian BBM.

”Pembagian air mineral merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan BBM,” ujar AKBP James I. S. Rajagukguk.

Kapolres juga berpesan agar warga tetap sabar, tidak menyerobot antrean, serta menjaga ketertiban lalu lintas demi keselamatan bersama.

”Masyarakat diharapkan tidak menyerobot antrean dan tetap memperhatikan keselamatan dengan tidak menghalangi badan jalan,” terangnya.

Di tengah kemelut antrean warga, Pemerintah Kabupaten Gianyar memastikan ketersediaan BBM untuk armada operasional pelayanan publik dan kedaruratan masih dalam kondisi aman serta terkendali.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Gianyar, Putu Yudanegara, menyatakan bahwa hingga Rabu sore (14/10), stok bensin untuk kendaraan vital seperti pemadam kebakaran, ambulans, hingga truk pengangkut sampah telah terisi penuh.

”Armada Damkar, ambulans, truk sampah, semua terisi penuh sampai sore ini. Kami komunikasi terus via telepon dengan beberapa SPBU,” ungkap Yudanegara.

Ia menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi secara berkala dengan sejumlah SPBU terdekat dari Markas Damkar, di antaranya SPBU Bukit Jati, Belega, Stadion Dipta, Kemenuh, dan SPBU Taman Kota.

”SPBU mana yang akan tiba pasokan BBM, kami langsung datang dan ikut mengantre bersama masyarakat di sana,” pungkasnya. ***

Editor : Yoyo Raharyo
Gianyar Blahbatuh antre bbm krisis BBM di Bali pengendara pingsan