Berhenti dari Jabatan Kapolda Bali, Daniel Adityajaya Beri Pesan Mendalam di Apel Terakhir

andre sulla • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 23:27 WIB
Irjen Pol Daniel Adityajaya menyampaikan arahan kepada personel Polda Bali saat memimpin apel pagi terakhir di Mapolda Bali, Senin (12/10/2026). (Adrian Suwanto)
Irjen Pol Daniel Adityajaya menyampaikan arahan kepada personel Polda Bali saat memimpin apel pagi terakhir di Mapolda Bali, Senin (12/10/2026). (Adrian Suwanto)

DENPASAR, Radartabanan.id — Momen emosional mewarnai Halaman Mapolda Bali, Senin (12/10). Usai resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Kapolda Bali, Irjen Pol Daniel Adityajaya menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh jajarannya saat memimpin apel pagi terakhir.

Posisi Kapolda Bali kini resmi diserahterimakan kepada Irjen Pol Pasma Royce melalui prosesi sertijab yang dipimpin Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (9/10).

Di hadapan Wakapolda Bali, Pejabat Utama (PJU), dan seluruh personel, Daniel menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan adalah hal lumrah dalam tubuh Polri.

Namun, ia mengingatkan agar tongkat estafet ini tidak mengendurkan soliditas dan etos kerja yang telah terbangun.

"Ini melainkan buah dari kerja keras dan pengorbanan seluruh anggota," cetus Daniel mengapresiasi loyalitas jajarannya selama ia memimpin.

Jenderal bintang dua ini pun menitipkan pesan krusial agar seluruh jajaran Polda Bali senantiasa menjaga integritas dan profesionalisme, terutama dalam memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat serta merawat sinergi dengan TNI, desa adat, hingga pecalang.

“Saya menitipkan pesan kepada seluruh personel Polda Bali agar soliditas, integritas, dan semangat melayani masyarakat terus dijaga," tegasnya.

Di mengatakan, pergantian pimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang tidak boleh memutus kebersamaan ataupun menghentikan hal-hal baik yang telah dibangun.

Di akhir arahannya, Daniel menyampaikan permohonan maaf terbuka atas segala kekurangan selama bertugas dan berharap silaturahmi tetap terjaga erat meskipun dirinya kini berpindah tempat pengabdian.

“Momen ini menjadi pengingat bahwa jabatan dapat berganti dan tempat pengabdian dapat berubah. Tetapi semangat kebersamaan, loyalitas, dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara harus terus berjalan,” tutup Daniel. ***

Editor : Yoyo Raharyo
kapolda Bali Daniel Adityajaya