Vila Emana Aruna di Nusa Penida Terbakar, Mirisnya Cuma Ada Satu Armada Damkar

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 17:19 WIB
Vila Emana Aruna di Nusa Penida terbakar. (IST)
Vila Emana Aruna di Nusa Penida terbakar. (IST)

NUSA PENIDA, Radartabanan.id – Musibah kebakaran kembali melanda kawasan pariwisata di Nusa Penida. Bangunan Back of House (BOH) atau gudang penyimpanan milik Emana Aruna Villas yang berlokasi di Banjar Biaung, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, ludes terbakar pada Minggu (4/10) sore sekitar pukul 17.20 WITA.

Meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, kerugian materiil akibat insiden ini ditaksir mencapai kurang lebih Rp 500 juta.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh Ni Kadek Handayani, salah seorang pegawai villa.

Saat itu, sekitar pukul 17.15 WITA, Handayani baru saja selesai mengantarkan tamu yang melakukan proses check-in. Ketika berdiri di depan area Front Office (FO), ia melihat kepulan asap tebal membubung dari gudang penyimpanan housekeeping.

Handayani lantas memanggil staf housekeeping untuk mengecek sumber asap sekaligus melapor kepada Manager Operasional, yang kemudian menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Polsek Nusa Penida.

"Personel Polsek Nusa Penida bersinergi dengan petugas Pemadam Kebakaran untuk melakukan upaya pemadaman api hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.46 WITA," terang Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, Senin (5/10).

Api membumihanguskan berbagai peralatan housekeeping serta barang-barang milik vendor yang tersimpan di gudang BOH. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses pendalaman oleh Unit Reskrim Polsek Nusa Penida.

Peristiwa kebakaran yang berulang di Nusa Penida ini kembali menyoroti kondisi miris penanggulangan bencana di wilayah kepulauan tersebut.

Sebagai destinasi wisata unggulan yang menyumbang pendapatan daerah cukup besar melalui Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) makanan/minuman dan jasa perhotelan, penanganan darurat di Nusa Penida dinilai masih sangat terbatas.

Hingga saat ini, pulau yang menjadi incaran wisatawan mancanegara tersebut hanya ditopang oleh satu unit armada pemadam kebakaran.

Keterbatasan armada dan fasilitas ini dinilai kontras dengan pesatnya pertumbuhan industri pariwisata serta potensi risiko kebakaran yang mengintai kawasan vila dan resor di Nusa Penida. ***

Editor : Yoyo Raharyo
Damkar Nusa Penida vila terbakar di Nusa Penida