Ngebut di Jalur Maut, Kadek Ardana Tewas Usai 'Cium' Tiang Telepon di Manggis

Zulfika Rahman • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 16:03 WIB
Polisi melakukan olah TKP kecelakaan yang merenggut nyawa Kadek Ardana, 37, warga (IST)
Polisi melakukan olah TKP kecelakaan yang merenggut nyawa Kadek Ardana, 37, warga Banjar Dinas Pegubugan, Desa Manggis, Kecamatan Manggis. (IST)

​AMLAPURA, Radartabanan.id — Niat berkendara di siang bolong berujung petaka. I Kadek Ardana (37), warga Banjar Dinas Pegubugan, Desa Manggis, Kecamatan Manggis, Karangasem tewas mengenaskan setelah sepeda motor yang ditungganginya menghantam keras sebuah tiang telepon atau provider di Jalan Raya Manggis–Selat, Karangasem, Sabtu (3/10/2026) siang.

​Kecelakaan tunggal yang merenggut nyawa pria malang ini terjadi sekitar pukul 13.30 WITA. Berdasarkan informasi di lapangan, insiden bermula saat korban memacu motor matik Honda Vario bernomor polisi DK 2115 HW warna merah hitam melaju dari arah Selat menuju Manggis.

​Nah, apesnya, jalur yang dilalui korban dikenal cukup menantang, yakni kondisi jalannya menurun tajam sekaligus menikung.

Diduga karena memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi, korban gagal menguasai laju sepeda motornya saat tiba di titik tikungan maut tersebut.

​Seketika, kendaraan meluncur tak terkendali sebelum akhirnya "mencium" tiang provider alias tiang telepon yang berdiri kokoh di sisi kiri jalan dari arah Selat.

​Akibat benturan keras, kepala korban mengalami luka parah. Tak cuma itu, ia juga mendapati luka lecet di tangan kanan dan kaki kiri.

Nyawa Kadek Ardika pun tak tertolong dan mengembuskan napas terakhir seketika di lokasi kejadian.

​Kasi Humas Polres Karangasem, Ipda I Nengah Artono, saat dikonfirmasi tak menampik adanya insiden maut tersebut.

Ia memastikan kasus kecelakaan tunggal ini sudah ditangani langsung oleh jajaran kepolisian setempat. ***

Editor : Yoyo Raharyo
kecelakaan lalu lintas lakalantas Manggis Kadek Ardana