Ngebut Tanpa Lampu di Jalur Pekutatan-Pupuan, Bocah 15 Tahun Sekarat Usai Hantam Pikap

Muhammad Basir • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 11:26 WIB
Bocah 15 tahun, I Gusti Kade Sunarya sekarat usai menabrak pikap di jalur Pekutatan-Pupuan. (IST)
Bocah 15 tahun, I Gusti Kade Sunarya sekarat usai menabrak pikap di jalur Pekutatan-Pupuan, Minggu malam (20/9/2026). (IST)

JEMBRANA, Radartabanan.jawapos.com — Aksi nekat mengendarai sepeda motor berkecepatan tinggi tanpa lampu utama berakibat fatal. I Gusti Kade Sunarya, bocah 15 tahun asal Desa Medewi, sekarat usai menabrak mobil pikap L300 di Jalan Raya Pekutatan-Pupuan.

Kecelakaan lalu lintas ini terjadi pada Minggu (20/9/2026) malam sekitar pukul 23.30 WITA.

Lokasi kejadin persis di sebelah utara Kantor Koramil Pekutatan.

Menurut informasi dari kepolisian, pengemudi pikap berpelat DK 8634 UW, Yusuf Bahtiyar (24), awalnya melaju pelan dari arah utara menuju selatan karena melihat kerumunan warga di pinggir jalan.

Namun, tepat setelah Yusuf melewati kerumunan tersebut, dari arah berlawanan mendadak muncul sepeda motor melaju sangat kencang tanpa menyalakan lampu penerangan.

”Setelah melewati kerumunan orang, tiba-tiba dari arah berlawanan datang sepeda motor tanpa lampu dengan kecepatan tinggi, menabrak bagian pojok pintu kanan depan mobil pikap," tandas Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Wayan Sugianta pada Senin (21/9).

Akibat tabrakan keras itu, pengendara sepeda motor jatuh hingga terseret di atas aspal.

"Pengendara jatuh dan terseret di aspal,” ujarnya.

Benturan keras di kegelapan malam itu membuat korban terlempar ke aspal hingga tak sadarkan diri.

Korban menderita patah tulang pada kedua betis kaki, patah lengan tangan kanan, luka lecet di kaki, serta cedera parah di bagian kepala.

Sementara pengemudi pikap mengalami luka lecet di paha kanan, dan penumpangnya, Rifka Amelia (24), berhasil selamat tanpa luka.

Dampak benturan tersebut juga membuat bagian depan sepeda motor hancur total. Adapun mobil pikap mengalami pintu depan kanan penyok, kaca lampu retak, dan persneling rusak tidak berfungsi.

Belakangan terungkap, sepeda motor Yamaha NMax tanpa nomor polisi yang dikendarai korban dengan ugal-ugalan itu ternyata bukan miliknya sendiri.

AKP Wayan Sugianta menjelaskan, menurut keterangan, sepeda motor yang dikendarai Gusti Sunarya merupakan milik saksi atas nama Gusti Komang Sandi Anggara Putra.

"Dipinjam oleh Sunarya,” tegas AKP Wayan Sugianta.

Kasus kecelakaan ini kini berada dalam penanganan jajaran Satlantas Polres Jembrana. ***

Editor : Yoyo Raharyo
kecelakaan I Gusti Kade Sunarya Pekutatan Medewi