Nahas, Kandang Terbakar Akibat Bakar Sekam di Buleleng, Ketut Kehilangan Dua Sapi

Francelino Junior • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 17:04 WIB
Dua ekor sapi ikut terbakar dalam kebakaran kandang di Buleleng. (IST)
Dua ekor sapi ikut terbakar dalam kebakaran kandang di Buleleng. (IST)

SINGARAJA, Radartabanan.jawapos.com — Niat hati ingin mengusir lalat yang mengganggu ternak, musibah justru menimpa Ketut Sukantri (49). Kandang sapi miliknya di Dusun Poh, Desa Poh Bergong, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng ludes terbakar pada Kamis (10/9) sekitar pukul 17.00 WITA. Tak hanya meratakan bangunan, dua ekor sapi miliknya juga jadi korban.

Insiden ini pertama kali diketahui oleh warga setempat, Ketut Manis (42), yang baru saja selesai menyabit rumput.

Saat hendak pulang, ia terkejut melihat kobaran api sudah membesar di area kandang korban.

Bersama Kadek Ratnada (34), ia berusaha menyelamatkan ternak di dalam kandang, namun kobaran api membumbung tinggi dan menghalangi langkah mereka.

Saksi sempat melihat salah satu sapi berupaya menyelamatkan diri dan berlari ke arah selatan sebelum akhirnya struktur bangunan kandang roboh dilalap si jago merah.

Saat Sukantri tiba di lokasi, kandang ternaknya itu sudah menjadi arang dan abu. Sedangkan sapinya tidak ditemukan di dalam kandang.

Tapi, setelah dicari, akhirnya dua sekor sapinya berhasil ditemukan.

”Sapinya ditemukan sudah mati di sebelah barat kandang. Kerugiannya mencapai Rp23 juta,” ujar Kapolsek Singaraja, Kompol Gede Juli, Jumat (11/9).

Berdasarkan keterangan Sukantri, ia sempat memberi makan ternaknya pada siang hari sekitar pukul 11.00 WITA dan meninggalkan lokasi sekitar pukul 12.30 WITA tanpa melihat adanya tanda-tanda kepulan asap.

Namun, pemicu kebakaran diduga berasal dari sisa pembakaran rumput yang belum padam sepenuhnya dari hari sebelumnya.

”Korban mengaku dua hari yang lalu sempat membakar rumput kering di areal gubuknya, dengan tujuan untuk mengusir lalat sapi. Kemungkinan sisa pembakaran yang belum padam sempurna, menjadi penyebabnya,” lanjut perwira dengan satu melati di pundak itu. ***

Editor : Yoyo Raharyo
buleleng sapi terbakar kandang sapi terbakar Poh Bergong