NUSA DUA, Radartabanan.jawapos.com – Maksud hati menikmati suasana malam Minggu di Kuta Selatan, seorang wanita muda bernama Nindi Novratyana Putri, 26, malah ketiban apes. Karyawan swasta ini menjadi korban aksi pengeroyokan hingga mengalami luka-luka di Jalan Tegal Harum, Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Minggu (6/9/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WITA.
Tak terima badan babak belur, wanita muda tersebut mendatangi markas kepolisian pada hari yang sama sekitar pukul 19.00 WITA.
Dua nama resmi diseret ke ranah hukum, yakni Ni Kadek Sri Puspa Daisy Prahyaswari (seorang pelajar/mahasiswa) dan Anak Alit Made Dana Putra Laksana (wiraswasta).
Peristiwa kelam itu berawal saat korban sedang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tiba-tiba, terlapor Ni Kadek Sri Puspa Daisy Prahyaswari diduga datang mendadak dan menampar wajah wanita muda tersebut dari arah depan. Situasi langsung memanas hingga terjadi pengeroyokan.
"Selain tamparan, korban mengaku mendapat perlakuan kasar berupa jambakan dan cakaran," kisah sumber petugas, Selasa (8/9/2026).
Aksi penganiayaan tersebut membuat korban menderita sakit di bagian kepala serta luka fisik di area leher dan tangan kiri.
Nindi langsung melapor ke polisi. Menindaklanjuti laporan korban, jajaran kepolisian bergerak cepat mengumpulkan bukti awal, memeriksa korban, hingga mengajukan visum et repertum.
"Hingga kini, perkara tersebut masih dalam proses penyelidikan kepolisian," ujar sumber kepolisian.
Dikonfirmasi terpisah, Kasi Humas Polresta Denpasar, IPTU I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., membenarkan bahwa laporan penganiayaan yang menimpa wanita muda tersebut telah masuk ke meja penyidik.
"Masih penyelidikan," singkat Juru Bicara (Jubir) Polresta Denpasar tersebut. ***
Editor : Yoyo Raharyo