KUTA, Radartabanan.jawapos.com – Kebakaran hebat yang melanda kampung rongsokan atau gudang rongsokan di Jalan Sunset Road, perbatasan Seminyak-Legian, Kecamatan Kuta, Bali, membuat Dinas Pemadam Kebakaran bekerja keras.
Proses pemadaman kebakaran gudang rongsokan di Jalan Sunset Road, perbatasan Seminyak–Legian, menghadapi kendala berat.
Tumpukan barang bekas yang menggunung di lahan seluas 2,5 hektar membuat titik api mengendap di lapisan bawah dan sulit dijangkau pancaran air.
Untuk menaklukkan kobaran api yang melalap kawasan padat tersebut, sedikitnya 30 unit mobil pemadam kebakaran dari Kota Denpasar dan Kabupaten Badung diterjunkan ke lokasi sejak Senin (31/8) malam.
Pemadaman bahkan masih berlangsung hingga Selasa (1/9) siang.
Danramil 1611-07/Denpasar Barat, Mayor Cke I Made Oka Widianta, menyebut struktur bangunan semipermanen berbahan tripleks dan angin kencang menjadi pemicu cepatnya api merambat.
"Sumber api berada di bawah tumpukan rongsokan sehingga proses pemadaman dan pemeriksaan mengalami kendala," jelasnya.
Guna mengatasi hambatan tersebut, kepolisian berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Denpasar dan Pemda Badung untuk menyiagakan alat berat di TKP.
"Kita akan datangkan alat berat bekerja sama dengan PU Kota Denpasar dan Pemda Badung untuk menggeser tumpukan rongsokan agar petugas damkar dapat menjangkau titik bara di bawah," ujar Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo David Simatupang saat meninjau lokasi.
Sebanyak 25 personel TNI dari Kodim 1611/Badung serta jajaran Samapta Polresta Denpasar dan Polsek Denpasar Barat terus disiagakan di lokasi guna mengamankan area dan membantu proses pendinginan.
Diberitakan sebelumnya, kebakaran terjadi sekitar pukul 22.30 Wita. Api cepat membesar dan melalap bangunan semi permanen, kendaraan, serta tumpukan barang bekas di lahan seluas sekitar 2,5 hektare.
"Kampung Rongsokan" itu dihuni sekitar 300 kepala keluarga. Saat kebakaran terjadi, kepanikan melanda para penghuni. Mereka mencoba menyelamatkan barang berharga sebelum menyelamatkan diri. ***
Editor : Yoyo Raharyo