Rumah Kos Milik Agung Ketut Alit di Denpasar Barat Ludes Terbakar, Penyebabnya Masih Misterius

andre sulla • Dipublikasikan Jumat, 12 Juni 2026 | 09:32 WIB
Rumah kos dua lantai di Jalan Pulau Misol Gang XX, Banjar Sumuh, Desa Dauh Puri Kauh, Denpasar Barat, terbakar pada Kamis (11/6/2026).
Rumah kos dua lantai di Jalan Pulau Misol Gang XX, Banjar Sumuh, Desa Dauh Puri Kauh, Denpasar Barat, terbakar pada Kamis (11/6/2026).

 

DENPASAR, radartabanan.jawapos.com – Sebuah bangunan kos dua lantai di Jalan Pulau Misol Gang XX, Banjar Sumuh, Desa Dauh Puri Kauh, Denpasar Barat, ludes terbakar pada Kamis (11/6/2026) pagi. 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun tiga kamar kos terdampak dan menyebabkan dua kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal.

Peristiwa kebakaran yang melanda bangunan milik Agung Ketut Alit (56) ini terjadi sekitar pukul 10.15 WITA saat sebagian penghuni masih berada di dalam kamar.

Salah seorang penghuni kos, Faris Handoko (41), mengungkapkan bahwa ia terbangun setelah mendengar teriakan dari penghuni lain.

Saat memeriksa keluar, asap pekat sudah memenuhi koridor dari salah satu kamar yang terbakar.

Penghuni sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, namun kobaran api dengan cepat membesar dan menjalar ke area lantai dua.

Dia langsung mengevakuasi anak saya yang berusia delapan tahun ke luar lokasi dan tidak sempat menyelamatkan barang-barang karena api sudah terlalu besar.

Merespons laporan warga, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar mengerahkan delapan unit armada pemadam ke lokasi kejadian.

Langkah lokalisir api segera dilakukan mengingat posisi bangunan berada di kawasan padat penduduk.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana, menyatakan proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung selama kurang lebih satu jam.

Api baru dapat dikendalikan sepenuhnya pada pukul 11.15 WITA.

Berdasarkan data pendataan pascakebakaran, dua kamar yang masing-masing dihuni oleh Junianti (27) bersama keluarga serta Ayustina (29) hangus terbakar tanpa sisa.

Sementara itu, satu kamar milik Faris Handoko mengalami kerusakan berat pada bagian atap.

"Untuk penyebab pasti kebakaran sejauh ini masih dalam proses penyelidikan. Area tempat kejadian perkara (TKP) sudah dipasangi garis polisi, dan kami sedang menunggu hasil pemeriksaan dari Tim Inafis Polresta Denpasar," ujar Tirana, Kamis (11/6).

Hingga berita ini diturunkan, empat warga yang terdampak langsung—termasuk seorang anak balita—telah dievakuasi oleh Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Sosial dan pemerintah desa setempat ke tempat tinggal sementara.

Pihak dinas terkait juga telah menyalurkan bantuan logistik darurat berupa matras, perlengkapan tidur, kebutuhan bayi, pakaian, serta bantuan pangan guna meringankan beban para korban. ***

Editor : Yoyo Raharyo
denpasar kebakaran